FORMAT PENYUSUNAN
KISI-KISI SOAL USBN KOMPETENSI KEJURUAN
Satuan Pendidika : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Program Studi : Teknik Mesin
Program Keahlian : Teknik Pemesinan
Kurikulum : 2013
Mata Pelajaran : C3- Kompetensi Kejuruan
Alokasi Waktu : 120 menit
Bentuk Soal : Pilihan Ganda & Essay
Jumlah Soal : 45 soal
| No | Kemampuan yang Diuji | Materi Pokok | Indikator Soal | Bentuk Soal | Nomor Soal | Level | Paket A ( UTAMA ) | Paket B ( SUSULAN ) | Paket C ( CADANGAN ) |
| 1 | Menjelaskan cara pengopesian mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Alat bantu pengefraisan | Siswa dapat menentukan bagian dari proses dan pemilihan alat bantu untuk menghasilkan komponen sesuai spesifikasi | PG | 1 | L-1 | Peralatan bantu pada mesin frais untuk membuat segi banyak beraturan adalah ……. A. Ragum B. Collet C. Hair line D. Kepala pembagi E. Square line | Peralatan bantu pada mesin frais untuk membuat roda gigi rack adalah ……. A. Ragum B. Collet C. Hair line D. Kepala pembagi E. Square line | Peralatan bantu pada mesin frais untuk roda gigi lurus beraturan adalah ……. A. Ragum B. Collet C. Hair line D. Kepala pembagi E. Square line |
| | Jawaban : D | Jawaban : A | Jawaban : D | ||||||
| 2 | Menjelaskan cara pengopesian mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Macam-macam pisau frais | Siswa dapat menentukan bagian dari proses dan pemilihan alat bantu untuk menghasilkan komponen sesuai spesifikasi | PG | 2 | L-1 | Untuk meratakan permukaan balok persegi empat pada mesin frais vertical digunakan pisau frais …. A. Plain mill cutter B. Side mill cutter C. End mill cutter D. Face mill cutter E. T slot mill cutter | Untuk membuat alur berbentuk T pada mesin frais vertical digunakan pisau frais …. A. Plain mill cutter B. Side mill cutter C. End mill cutter D. Face mill cutter E. T slot mill cutter | Untuk pengefraisan horisontal dari permukaan datar pada mesin frais digunakan pisau frais …. A. Plain mill cutter B. Side mill cutter C. End mill cutter D. Face mill cutter E. T slot mill cutter |
| | Jawaban : A | Jawaban : E | Jawaban : B | ||||||
| 3 | Mengopera-sikan mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Kecepatan potong § Kecepatan pemakanan | Siswa dapat mengoperasikan mesin frais untuk memproduksi komponen-komponen sesuai spesifikasi | PG | 3 | L-3 | Roda gigi akan dibuat pada mesin frais dengan cara pembagian langsung, apabila gigi yang akan dibuat berjumlah 12 buah dan tersedia piring pembagi dengan lubang 24, maka putaran engkol piring pembagi adalah ……………. A. 8 putaran B. 6 putaran C. 4 putaran D. 3 putaran E. 2 putaran | Roda gigi akan dibuat pada mesin frais dengan cara pembagian langsung, apabila gigi yang akan dibuat berjumlah 8 buah dan tersedia piring pembagi dengan lubang 24, maka putaran engkol piring pembagi adalah ……………. A. 8 putaran B. 6 putaran C. 4 putaran D. 3 putaran E. 2 putaran | Roda gigi akan dibuat pada mesin frais dengan cara pembagian langsung, apabila gigi yang akan dibuat berjumlah 24 buah dan tersedia piring pembagi dengan lubang 24, maka putaran engkol piring pembagi adalah ……………. A. 24 putaran B. 16 putaran C. 12 putaran D. 8 putaran E. 1 putaran |
| Jawaban : E | Jawaban : D | Jawaban : E | |||||||
| 4 | Mengopera-sikan mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Kecepatan potong § Kecepatan pemakanan | Siswa dapat mengoperasikan mesin frais untuk memproduksi komponen-komponen sesuai spesifikasi | PG | 4 | L-3 | Sebuah roda gigi payung mempunyai sudut konis A. 34040’ B. 44040’ C. 51004’ D. 61055’ E. 62040’ | A. 34040’ B. 44040’ C. 51004’ D. 61055’ E. 62040’ | A. 34040’ B. 44040’ C. 51004’ D. 61055’ E. 62040’ |
| Jawaban : E | Jawaban : E | Jawaban : E | |||||||
| 5 | Mengopera-sikan mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Kecepatan potong § Kecepatan pemakanan | Siswa dapat mengoperasikan mesin frais untuk memproduksi komponen-komponen sesuai spesifikasi | PG | 5 | L-3 | Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan diameter 40 mm, dan dipakai Cs = 24 m/menit. Kecepatan putar mesin yang digunakan secara teoritis sebesar …. A. 82,16 putaran /menit B. 116,77 putaran /menit C. 191,08 putaran /menit D. 960 putaran /menit E. 1.320,67 putaran /menit | Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan diameter 20 mm, dan dipakai Cs = 24 m/menit. Kecepatan putar mesin yang digunakan secara teoritis sebesar …. A. 82,16 putaran /menit B. 116,77 putaran /menit C. 318,16 putaran /menit D. 960 putaran /menit E. 1.320,67 putaran /menit | Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan diameter 32 mm, dan dipakai Cs = 24 m/menit. Kecepatan putar mesin yang digunakan secara teoritis sebesar …. A. 82,16 putaran /menit B. 116,77 putaran /menit C. 191,08 putaran /menit D. 238,85 putaran /menit E. 1.320,67 putaran /menit |
| Jawaban : | Jawaban : | Jawaban : | |||||||
| 6 | Mengopera-sikan mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Pengopeasian mesin frais § Pengefraisan rata, alur, dan bertingkat § Menggunakan alat bantu pengefraisan | Siswa dapat melaksanakan pengopersian mesin dengan menggunakan teknik konvensional atau menfrais menanjak serta variasi dsari pisau frais termasuk slab, gang, end, shell slot, form, slitting | PG | 6 | L-2 | Sebuah benda akan difrais menjadi segi 16 beraturan. Apabila perbandingan transmisi antara roda gigi cacing dengan ulir cacing = 40 : 1 dan tersedia piring pembagi berlubang 20, maka putaran engkol pembaginya adalah …. A. 2 putaran + 4 lubang B. 2 putaran + 6 lubang C. 2 putaran + 8 lubang D. 2 putaran + 10 lubang E. 2 putaran + 16 lubang | Sebuah benda akan difrais menjadi segi 24 beraturan. Apabila perbandingan transmisi antara roda gigi cacing dengan ulir cacing = 40 : 1 dan tersedia piring pembagi berlubang 18, maka putaran engkol pembaginya adalah …. A. 1 putaran + 4 lubang B. 1 putaran + 6 lubang C. 1 putaran + 8 lubang D. 1 putaran + 10 lubang E. 1 putaran + 12 lubang | Sebuah benda akan difrais menjadi segi 12 beraturan. Apabila perbandingan transmisi antara roda gigi cacing dengan ulir cacing = 40 : 1 dan tersedia piring pembagi berlubang 18, maka putaran engkol pembaginya adalah …. A. 3 putaran + 4 lubang B. 3 putaran + 6 lubang C. 3 putaran + 8 lubang D. 3 putaran + 10 lubang E. 3 putaran + 16 lubang |
| Jawaban : D | Jawaban : E | Jawaban : B | |||||||
| 7 | Menjelaskan cara pengopesian mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Macam-macam pisau frais § | Siswa dapat menentukan bagian dari proses dan pemilihan alat bantu untuk menghasilkan komponen sesuai spesifikasi | PG | 7 | L-1 | Pisau frais yang harus dijepit pada arbor panjang adalah …. A. Side and face mill cutter B. End mill cutter C. Anguler mill cutter D. Plain mill cutter E. Concave mill cutter | Pisau frais yang harus dijepit pada arbor panjang adalah …. A. Side and face mill cutter B. End mill cutter C. Anguler mill cutter D. Plain mill cutter E. Concave mill cutter | Pisau frais yang harus dijepit pada arbor panjang adalah …. A. Side and face mill cutter B. End mill cutter C. Anguler mill cutter D. Plain mill cutter E. Concave mill cutter |
| Jawaban : C | Jawaban : C | Jawaban : C | |||||||
| 8 | Menjelaskan cara pengopesian mesin frais | Teknik Pemesinan Frais : § Pemahaman gambar kerja § Pemahaman tentang petunjuk pengerjaan § Macam-macam mesin frais § | Siswa dapat menentukan bagian dari proses dan pemilihan alat bantu untuk menghasilkan komponen sesuai spesifikasi | PG | 8 | L-1 | Bagian B pada gambar mesin frais berguna untuk ... A. Dudukan arbor B. Dudukan pendukung Arbor C. Dudukan pisau frais D. Dudukan lengan E. Memasang kepala pembagi | Bagian A pada gambar mesin frais berguna untuk ... A. Dudukan arbor B. Dudukan pendukung Arbor C. Dudukan pisau frais D. Dudukan lengan E. Memasang kepala pembagi | Bagian C pada gambar mesin frais berguna untuk ... A. Dudukan arbor B. Dudukan pendukung Arbor C. Dudukan pisau frais D. Dudukan lengan E. Memasang kepala pembagi |
| Jawaban : A | Jawaban : B | Jawaban : C | |||||||
|
| Menentukan kebutuhan kerja | Macam – macam mesin gerinda, fungsi dan spesifikasi kerjanya. | Siswa dapat menyebutkan Berbagai macam mesin gerinda beserta fungsinya dapat dipahami | PG | 9 | L-1 | Batu gerinda yang digunakan untuk menggerinda baja keras dibuat dari bahan …. A. aluminium oksida dengan perekat lunak B. aluminium oksida dengan perekat keras C. silicon karbit dengan perekat lunak D. silicon karbit dengan perekat keras E. silicon karbit dengan perekat sedang | . Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam proses menghaluskan permukaan benda kerja dengan penggerindaan adalah, kecuali …. A. kecepatan potong B. tekanan penyayatan C. ukuran batu gerinda D. kecepatan putaran E. pendingin yang digunakan | Batu gerinda yang digunakan untuk menggerinda baja keras/widea dibuat dari bahan … . A. aluminium oksida dengan perekat lunak B. aluminium oksida dengan perekat keras C. silicon karbit dengan perekat lunak D. silicon karbit dengan perekat keras E. silicon karbit dengan perekat sedang |
| Jawaban : | Jawaban : | Jawaban : | |||||||
| 10 | Menentukan kebutuhan kerja | Alat cekam yang sesuai dan benar dapat dipahami | Siswa dapat memilih alat cekam pada mesin gerinda muka dan standar (P) | PG | 10 | L-2 | Perawatan yang harus dilakukan secara periodik terhadap roda gerinda adalah… . A. Mengasah (dresing) B. Mnghilangkan bram (tatal logam) C. Membersihkan dengan air D. Melumasi E. Menyeimbangkan/balancing | Batu gerinda untuk mengasah alat-alat perkakas/pahat digunakan roda gerinda jenis ... A. Roda gerinda potong B. Roda gerinda piring C. Roda gerinda tirus kedua ujung D. Roda gerinda lurus E. Roda gerinda mangkok | . Batu gerinda untuk menggerinda besi tuang diu beri symbol …. A. Simbol B B. Simbol X C. Simbol A D. Simbol H E. Simbol C |
| Jawaban : | Jawaban : | Jawaban : | |||||||
| 11 | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | ▪ Macam - macam batu gerinda (P) ▪ Spesifikasi batu gerinda (P) Perlengkapan pengasah gerinda (P) | Siswa dapat memilih Batu gerinda dan diseimbangkan dan diasah berdasarkan pengetahuan pada struktur batu gerinda, perlengkapan dipilih juga untuk fonlitas produksi terhadap spesifikasi pekerjaan. | PG | 11 | L-2 | Roda gerinda dari bahan Silicon carbida (kekuatan tarik rendah) digunakan untuk menggerinda benda kerja dari bahan, kecuali…. A. Perunggu B. Carbida/ Widia C. Tembaga D. HSS E. Granite | kemampuan perekat untuk mengikat butiran pemotong dalam melawan pelepasan butiran akibat adanya tekanan pemotongan adalah... . A. Tingkat kekerasan B. Tingkat kekuatan C. Tingkat kekasaran D. Tingkat keuletan E. Tingkat keawetan | Pada gambar jenis roda gerinda A. Sulit melepaskan diri B. Mudah melepaskan diri C. Gampang pecah D. Kuat sekali E. Ulet |
| JAWABAN :E | JAWABAN :A | JAWABAN :B | |||||||
| 12 | Menentukan kebutuhan kerja | Prosedur kerja, spesifikasi pengerjaan. (S) ▪ Memahami tentang : § gambar kerja § instruksi kerja spesifikasi | Siswa dapat mendefinisikan Kebutuhan kerja dan urutan langkah kerja | PG | 12 | L-1 | Mesin Gerinda termasuk mesin perkakas yang digunakan untuk.... A. membuat alur B. Memperbesar lubang C. Memotong/mengasah dengan tujuan tertentu D. meratakan benda yang tidak beraturan E. Untuk mempertajam toll | untuk menggerinda bagian sisi sudut pahat alat potong agar tepat dan rata dibutuhkan batu gerinda berbentuk …. A. B. C. D. E. | Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan batu gerinda karena adanya bidang singgung kecil, adalah dipilihnya jenis batu gerinda yang …. A. Lunak B. Keras C. Besar D. Sedang E. Kecil |
| Jawaban : | Jawaban : | Jawaban : | |||||||
|
| Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | ▪ Macam - macam batu gerinda (P) ▪ Spesifikasi batu gerinda (P) Perlengkapan pengasah gerinda (P) | Siswa dapat memilih Batu gerinda dan diseimbangkan dan diasah berdasarkan pengetahuan pada struktur batu gerinda, perlengkapan dipilih juga untuk fonlitas produksi terhadap spesifikasi pekerjaan. | PG | 13 | L-2 | Pada gambar di bawah ...merupakan roda gerinda A. Sulit melepaskan diri B. Mudah melepaskan diri C. Gampang pecah D. Kuat sekali E. Roda gerinda keras | Struktur roda gerinda yang ada pada gambar di bawah A. Tertutup B. Terbuka C. Renggang D. Semi renggang E. rapat | Struktur roda gerinda yang ada pada gambar di bawah A. Tertutup B. Terbuka C. Renggang D. Semi renggang E. Roda gerinda padat |
| Jawaban :E | Jawaban :B | Jawaban :E | |||||||
| 14 | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Siswa dapat memilih Batu gerinda dan diseimbangkan dan diasah berdasarkan pengetahuan pada struktur batu gerinda, perlengkapan dipilih juga untuk fonlitas produksi terhadap spesifikasi pekerjaan. | PG | 14 | L-2 | Struktur batu gerinda jenis ini cocok untuk...... A. Melakukan pemotongan B. Melakuakn pengasahan C. Melakukan pengasahan ringan D. Pengasahan sedang E. Pengasahan berat | Pada gambar di bawah adalah… . A. Pengasahan B. Loading C. Glassing D. Truing E. Drassing | Pada gambar di bawah adalah… . A. Pengasahan B. Loading C. Glassing D. Truing E. Drassing |
| Jawaban : A | Jawaban : A | Jawaban : A | |||||||
| 15 | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Siswa dapat memilih Batu gerinda dan diseimbangkan dan diasah berdasarkan pengetahuan pada struktur batu gerinda, perlengkapan dipilih juga untuk fonlitas produksi terhadap spesifikasi pekerjaan. | PG | 15 | L-2 | Perhatikanprosespengikatan benda kerja dengan ragum sebagaimana gambar dibawah. Proses pengikatan tersebut dilakukan untuk benda kerjayang memilki ukuran relatif ... A. Panjang B. Pendek C. Besar D. Kecil E. Sedang | Perhatikan proses pengikatan benda kerja dengan ragum sebagaimana gambar dibawah. Proses pengikatan tersebut dilakukan untuk benda kerja yang memilki ukuran relatif A. Panjang B. Pendek C. Besar D. Kecil E. Sedang | Perhatikan proses pengikatan benda kerja sebagaimana gambar dibawah. Proses pengikatan tersebut dilakukan pada benda kerja berukuran relative A. Panjang B. Pendek C. Besar D. Kecil E. Sedang |
| JAWABAN: B | JAWABAN: A | JAWABAN: C | |||||||
|
| Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Pemilihan roda gerinda yang sesuai dan perlengkapan nya | Siswa dapat memilih Batu gerinda dan diseimbangkan dan diasah berdasarkan pengetahuan pada struktur batu gerinda, perlengkapan dipilih juga untuk fonlitas produksi terhadap spesifikasi pekerjaan. | PG | 16 | L-2 | Diketahui: Sebuah roda gerinda berdiameter (d) 300 mm, akan digunakan dengan kecepatan keliling (POS) sebesar 25 meter/det. Maka kecepatan putar roda gerinda tersebut adalah sebesar … . A. n= 1592,35 meter/ menit B. n = 1592,35 rpm C. n = 159,235 meter/ menit D. n = 159,235 rpm E. n= 160,225 rpm | Diketahui: Sebuah roda gerinda berdiameter (d) 260 mm, akan digunakan dengan kecepatan keliling (POS) sebesar 24 meter/det. Maka kecepatan putar roda gerinda tersebut adalah sebesar ... . A. n= 1763,84 meter/ menit B. n = 1763,84 rpm C. n = 176,384 meter/ menit D. n = 176,384 rpm E. n = 180,65 rpm | Diketahui: Sebuah benda kerja berbentuk balok persegi panjang memilki ukuran panjang (l) 300 mm, akan digerinda datar dengan roda gerinda berdiameter 200 mm. Maka panjang langkah penggerindaan datar gerak memanjangnya adalah sebesar... . A. L = 530 mm B. L=53 mm C. L = 500 mm D. L = 50 mm E. L = 55 mm |
| JAWABAN: A | JAWABAN: A | JAWABAN: B | |||||||
| 17 | Lembar penulisan | Memahami cara | Siswa memahami lembar operasi mesin CNC | PG | 17 | L-1 | Lembar operasi mesin CNC antara lain harus memuat .... A. Urutan cara mengoperasikan mesin B. Urutan proses pemesinan dan benda kerja C. Urutan penggunaan mesin D. Urutan langkah pengoperasian mesin E. Simbol pemrograman absolut | Lembar operasi mesin CNC antara lain harus memuat .... A. Simbol pemrograman absolut B. Urutan cara mengoperasikan mesin C. Urutan proses pemesinan dan benda kerja D. Urutan penggunaan mesin E. Urutan langkah pengoperasian mesin | Lembar operasi mesin CNC antara lain harus memuat .... A. Urutan langkah pengoperasian mesin B. Urutan penggunaan mesin C. Urutan proses pemesinan dan benda kerja D. Urutan cara mengoperasikan mesin E. Simbol pemrograman absolut |
| JAWABAN : A | JAWABAN : B | JAWABAN : D | |||||||
| 18 | Memahami instruksi | Memahami cara pemasangan fixture/ | Siswa dapat memilih pencekam benda kerja yang sesuai | PG | 18 | L-2 | Agar setting benda kerja yang sama terhadap reference point jaraknya tetap, maka penjepitan benda kerja pada mesin frais CNC digunakan …. A. Fixture B. Klem C C. Ragum mesin D. Klem U E. Rotary table | Agar setting benda kerja yang sama terhadap reference point jaraknya tetap, maka penjepitan benda kerja pada mesin frais CNC digunakan …. A. Ragum mesin B. Fixture C. Klem C D. Klem U E. Rotary table | Agar setting benda kerja yang sama terhadap reference point jaraknya tetap, maka penjepitan benda kerja pada mesin frais CNC digunakan …. A. Fixture B. Klem C C. Klem U D. Rotary table E. Ragum mesin |
| JAWABAN : C | JAWABAN : A | JAWABAN : E | |||||||
| 19 | Mengoperasikan mesin CNC | Mengoperasikan mesin CNC sesuai Standard Prosedur | Siswa mampu mendeskrepsikan instruksi pengoperasian mesin CNC sesuai prosedur | PG | 19 | L-3 | Urutan instruksi mengoperasikan mesin CNC benar adalah: A. memasukkan program, uji jalan program, uji lintasan pahat, pemasangan benda kerja, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC B. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, penempatan pahat pada posisi awal jalan, uji jalan program, jalankan program CNC. C. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji lintasan pahat, uji jalan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC D. memasukkan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, jalankan program E. jawaban a, b, c dan d benar | Urutan instruksi mengoperasikan mesin CNC benar adalah: A. memasukkan program, uji jalan program, uji lintasan pahat, pemasangan benda kerja, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC B. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, penempatan pahat pada posisi awal jalan, uji jalan program, jalankan program CNC. C. memasukkan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, jalankan program D. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji lintasan pahat, uji jalan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC E. jawaban a, b, c dan d benar | Urutan instruksi mengoperasikan mesin CNC benar adalah: A. memasukkan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, jalankan program B. memasukkan program, uji jalan program, uji lintasan pahat, pemasangan benda kerja, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC C. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji jalan program, uji lintasan pahat, penempatan pahat pada posisi awal jalan, uji jalan program, jalankan program CNC. D. memasukkan program, pemasangan benda kerja, uji lintasan pahat, uji jalan program, penempatan pahat pada posisi awal jalan, jalankan program CNC E. jawaban a, b, c dan d benar |
| JAWABAN : D | JAWABAN : C | JAWABAN : A | |||||||
| 20 | Mengoperasikan mesin CNC | Mesin NC/CNC - | Siswa Mengetahui bagian yang perlu dilakukan pemeriksaan awal | PG | 20 | L-1 | Dalam mengoperasikan mesin CNC pemeriksaan awal harus selalu dilakukan, terutama pada : A. setiap saat program akan dijalankan B. program yang pertama kali akan dijalankan C. semua program yang akan dijalankan D. Mesin Zero E. jawaban A, B, C, D dan E benar semua | Dalam mengoperasikan mesin CNC pemeriksaan awal harus selalu dilakukan, terutama pada : A. setiap saat program akan dijalankan B. program yang pertama kali akan dijalankan C. semua program yang akan dijalankan D. Mesin Zero E. jawaban A, B, C, D dan E benar semua | Dalam mengoperasikan mesin CNC pemeriksaan awal harus selalu dilakukan, terutama pada : A. setiap saat program akan dijalankan B. program yang pertama kali akan dijalankan C. semua program yang akan dijalankan D. Mesin Zero E. jawaban A, B, C, D dan E benar semua |
| JAWABAN : D | JAWABAN : B | JAWABAN : B | |||||||
| 21 | Menulis dasar | Membuat | Siswa dapat membuat program dengan format dan prosedur operasi standar | PG | 21 | L-3 | Perhatikan gambar. Posisi pahat mula-mula pada titik A, maka untuk program gerakan inkrimental dari titik A ke B adalah N …. A. G01 X6,5 Z-12 B. G01 X21 Z-18 C. G01 X8 Z-6 D. G01 X21 Z-10 E. G01 X25 Z-8 | Perhatikan gambar. Posisi pahat mula-mula pada titik A, maka untuk program gerakan inkrimental dari titik A ke B adalah N …. A. G01 X21 Z-18 B. G01 X8 Z-6 C. G01 X21 Z-10 D. G01 X6,5 Z-12 E. G01 X25 Z-8 | Perhatikan gambar. Posisi pahat mula-mula pada titik A, maka untuk program gerakan inkrimental dari titik A ke B adalah N …. A. G01 X25 Z-8 B. G01 X6,5 Z-12 C. G01 X21 Z-18 D. G01 X8 Z-6 E. G01 X21 Z-10 F. |
| JAWABAN : A | JAWABAN : D | JAWABAN : B | |||||||
| 22 | Menulis dasar | Memahami cara | Siswa dapat membedakan metode incremental dan absolut | PG | 22 | L-3 | Semua koordinat di ukur dari titik nol tertentu disebut metode pengukuran ..... A. Relatif B. Zero point C. Absolut D. Inkremental E. Reference point | Semua koordinat di ukur dari titik nol tertentu disebut metode pengukuran ..... A. Zero point B. Relatif C. Absolut D. Inkremental E. Reference point | Semua koordinat di ukur dari titik nol tertentu disebut metode pengukuran ..... A. Reference point B. Relatif C. Zero point D. Inkremental E. Absolut |
| JAWABAN : A | JAWABAN : C | JAWABAN : E | |||||||
| 23 | Menulis dasar | Membuat | Siswa dapat membuat program dengan format dan prosedur operasi standar | PG | 23 | L-3 | Gambar posisi pahat di titik A menuju titik B dengan jarak radius (R14,33) terhadap senter, maka kode G02 dengan sistim absolute adalah N …. A. G02 X6,5 Z-12 I0 K14,33 B. G02 X8 Z-18 I0 K14,33 C. G02 X21 Z-18 I14,33 K0 D. G02 X21 Z-12 I0 K14,33 E. G02 X25 Z-8 I0 K14,33 | Gambar posisi pahat di titik A menuju titik B dengan jarak radius (R14,33) terhadap senter, maka kode G02 dengan sistim absolute adalah N …. A. G02 X6,5 Z-12 I0 K14,33 B. G02 X8 Z-18 I0 K14,33 C. G02 X21 Z-18 I14,33 K0 D. G02 X21 Z-12 I0 K14,33 E. G02 X25 Z-8 I0 K14,33 | Gambar posisi pahat di titik A menuju titik B dengan jarak radius (R14,33) terhadap senter, maka kode G02 dengan sistim absolute adalah N …. A. G02 X6,5 Z-12 I0 K14,33 B. G02 X8 Z-18 I0 K14,33 C. G02 X21 Z-18 I14,33 K0 D. G02 X21 Z-12 I0 K14,33 E. G02 X25 Z-8 I0 K14,33 |
| JAWABAN : A | JAWABAN : A | JAWABAN : D | |||||||
| 24 | Mengoperasikan mesin CNC | Mesin NC/CNC - | Siswa dapat melakukan penyelamatan apabila dimungkinkan kesalahan program | PG | 24 | L-3 | Apabila akan terjadi program mesin CNC tabrakan akibat kesalahan program, maka cara menyelamatkan menekan tombol …. A. Saklar utama (main switch) B. Emergency C. Saklar kecepatan putaran D. Saklar layanan posisi mesin E. Saklar operasi mesin (operating switch) | Apabila akan terjadi program mesin CNC tabrakan akibat kesalahan program, maka cara menyelamatkan menekan tombol …. A. Emergency B. Saklar utama (main switch) C. Saklar kecepatan putaran D. Saklar layanan posisi mesin E. Saklar operasi mesin (operating switch) | Apabila akan terjadi program mesin CNC tabrakan akibat kesalahan program, maka cara menyelamatkan menekan tombol …. A. Saklar utama (main switch) B. Saklar kecepatan putaran C. Emergency D. Saklar layanan posisi mesin E. Saklar operasi mesin (operating switch) |
| JAWABAN : B | JAWABAN : A | JAWABAN : C | |||||||
| 25 | Memahami nstruksi | Program NC/CNC yang dimasukkan, dipilih dan diresifikasi sesuai | Siswa dapat memilih kode pemrograman yang sesuai | PG | 25 | L-3 | Perintah M30 digunakan untuk...... A. pengeboran tatal B. Akhir program C. collent D. Mesin berhenti E. ganti pahat | Perintah M30 digunakan untuk...... A. pengeboran tatal B. ganti pahat C. collent D. Mesin berhenti E. Akhir program | Perintah M30 digunakan untuk...... A. pengeboran tatal B. collent C. Akhir program D. Mesin berhenti E. ganti pahat |
| JAWABAN : B | JAWABAN : E | JAWABAN : C | |||||||
| 26 | Memahami nstruksi | Program NC/CNC yang dimasukkan, dipilih dan diresifikasi sesuai | Siswa dapat memilih kode pemrograman yang sesuai | PG | 26 | L-3 | Perintah G28 berfungsi untuk ... A. Proses awal pemrograman B. Menghentikan mesin C. Kembali ke referensi nol mesin D. Memutar benda kerja E. Akhir program | Perintah G28 berfungsi untuk ... A. Kembali ke referensi nol mesin B. Proses awal pemrograman C. Menghentikan mesin D. Memutar benda kerja E. Akhir program | Perintah G28 berfungsi untuk ... A. Proses awal pemrograman B. Kembali ke referensi nol mesin C. Menghentikan mesin D. Memutar benda kerja E. Akhir program |
| Jawaban : C | Jawaban : A | Jawaban : B | |||||||
| 27 | Mengidentifikasi alat potong mesin bubut | Alat potong mesin bubut: · Macam-macam dan fungsi alat potong mesin bubut (pahat bubut, mata bor, reamer, senter bor, countersing, counterbor, kartel, dll) | Siswa dapat mengidentifikasi Sudut potong pahat bubut | PG | 27 | L-1 | Pada proses pengasahan alat potong sudut tatal pada pahat rata kanan adalah ………derajat A. 80 B. 12 - 15 C. 10 - 13 D. 8 - 10 E. 12 - 20 | Pada proses pengasahan alat potong sudut bebas mata potong pada pahat rata kanan adalah ………derajat A. 80 B. 12 - 15 C. 10 - 13 D. 8 - 10 E. 12 - 20 | Apabila sudut mata potong (baji) dibuat besar, maka pahat tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan jenis benda kerja.... A. lunak B. Sedang C. Besar D. Kecil E. keras |
| Kunci jawaban : E | Kunci jawaban : D | Kunci : E | |||||||
| 28 | Menerapkan teknik pembubutan kompleks | Teknik pembubutan kompleks: · Ulir trapesium tunggal/majemuk · Ulir cacing · Eksentrik · Pembubutan dengan alat bantu | Siswa dapat menerapkan Pembubutan kompleks dengan alat bantu | PG | 28 | L-3 | Peralatan perlengkapan mesin bubut yang terlihat pada gambar dibawah ini adalah …….. A. Tail stock B. Steady rest C. Reducing sleeve D. Tool post E. Follwer rest | Peralatan perlengkapan mesin bubut yang terlihat pada gambar dibawah ini adalah …….. A. Follwer rest B. Tail stock C. Reducing sleeve D. Tool post E. Steady rest | Follow rest pada mesin bubut berfungsi sebagai … A. Penahan benda kerja yang dipasang diam pada meja. B. Penahan benda kerja yang bergerak mengikuti eretan melintang C. Penahan benda kerja yang dipasang pada ujung benda kerja D. Penahan benda kerja yang bergerak mengikuti eretan memanjang E. Penahan benda kerja yang panjang |
| Kunci jawaban : B | Kunci jawaban : A | JAWABAN :C | |||||||
| 29 | Menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | Parameter pemotongan mesin bubut: · Cutting speed · Kecepatan pemakanan/feeding · Kecepatan putaran mesin bubut/Rpm | Siswa mampu menghitung parameter pemotongan mesin bubut | PG | 29 | L-2 | Jika kecepatan potong pada proses pekerjaan pembubutan (v) = 30 m/menit, diameter benda kerja yang dikerjakan (d) = 30 mm, maka kecepatan putaran spindle mesin bubut (n) harus disetel pada kecepatan …………. A. 381 rpm B. 813 rpm C. 831 rpm D. 318 rpm E. 183 rpm | Berapa kecepatan putaran spindle mesin bubut (n) untuk membubut benda jika kecepatan potong (v) = 30 m/menit dan diameter bahan yang dibubut (d) = 25 mm……. A. 320 rpm B. 318 rpm C. 310 rpm D. 330 rpm E. 382 rpm | Akan dibubut bahan dari Kuningan yang mempunyai ukuran Ø 40 mm, apabila putaran spindel tersebut adalah 600 rpm,maka kecepatan potongnya adalah .... A. 330,20 m/menit B. 340,30 m/menit C. 75,6 m/menit D. 200 m/menit E. 59,30 m / menit |
| Kunci jawaban : D | Kunci jawaban : E | Kunci : C | |||||||
| 30 | Menerapkan teknik pemesinan bubut | Teknik pemesinan bubut untuk melakukan pembubutan | Siswa dapat menerapkan teknik penyatan pada mesin bubut | PG | 30 | L-3 | Proses pembubutan pada gambar berijut ini adalah proses................... A. Silinder turning B. Facing C. Drilling D. Knurling E. Boring | Proses pembubutan pada gambar berijut ini adalah proses................... A. Silinder turning B. Facing C. Drilling D. Knurling E. Boring | Keuntungan/kelebihan pencekaman benda kerja dengan independent chuck dari pada self centering chuck adalah.... A. Dapat distel kesentrisannya B. Dapat dipasang lebih mudah C. Lebih presisi/baik hasilnya D. Lebih mudah penyayatannya E. Bisa memasang benda kerja yang besar |
| Kunci jawaban : E | Kunci jawaban : A | Kunci jawaban : A | |||||||
| 31 | Mengidentifikasi mesin bubut | Mesin bubut: · Definisi mesin bubut · Macam-macam mesin bubut dan fungsinya · Bagian-bagian utama mesin bubut | Siswa dapat mengidentifikasikan bagian-bagian utama mesin bubut | PG | 31 | L-1 | Bagian mesin bubut yang berfungsi untuk menghantarkan pahat dalam proses pemotongan adalah............. A. Kepala tetap B. Kepala lepas C. Bed mesin D. Poros penghantar E. Eretan | Bagian mesin bubut yang berfungsi sebagai pendukung benda kerja yang panjang dan sebagai kedudukan untuk fungsi pengeboran adalah …….. A. Kepala tetap B. Bed Mesin C. Eretan D. Kepala lepas F. Poros Penghantar | Bagian utama mesin bubut yang di gunakan untuk memasang pahat adalah .... A. Kepala lepas B. Kepala tetap C. Support D. Eretan E. Tool post |
| Kunci jawaban : E | Kunci jawaban : D | Kunci : E | |||||||
| 32 | Menerapkan teknik pemesinan bubut | Teknik pemesinan bubut untuk melakukan pembubutan | Siswa dapat membaca gambar kerja / job sheet pada proses pembubutan | PG | 32 | L-2 | Pada ukuran gambar kerja pada proses pekerjaan membubut terdapat simbol penulisan ukuran W ½ “ – 12 yang artinya ............. A. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ inchi dan kisar 12 mm B. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ mm dengan kisar 12 mm C. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ inchi dan 12 ulir tiap inchi D. Jenis Ulir Witworth dengan diameter 12 mm dan kisar ½ mm E. Jenis Ulir Witworth dengan diameter 12 inchi dan jarak ulis ½ inchi | Pada ukuran gambar kerja pada proses pekerjaan membubut terdapat simbol penulisan ukuran W ½ “ – 12 yang artinya ............. A. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ inchi dan kisar 12 mm B. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ mm dengan kisar 12 mm C. Jenis ulir Witworth dengan diameter ½ inchi dan 12 ulir tiap inchi D. Jenis Ulir Witworth dengan diameter 12 mm dan kisar ½ mm E. Jenis Ulir Witworth dengan diameter 12 inchi dan jarak ulis ½ inchi | Pada proses pembubutan ulir metris segitiga diketahui M 14 x 2, apa yang dimaksud M14 x 2 ? A. Ulir metris diameter nominal 14 mm dengan kisar 2 mm B. Ulir metris dengan diameter 14 mm dan sudut 55° C. Ulir metris diameter 14 mm dan sudut 60° D. Ulir dengan normalisasi metris 60° E. Ulir metris yang mempunyai sudut 60° |
| Kunci jawaban : C | Kunci jawaban : C | Kunci jawaban : A | |||||||
| 33 | Menerapkan teknik pemesinan bubut | Teknik pemesinan bubut untuk melakukan pembubutan ulir | Siswa dapat Menerapkan teknik pemesinan bubut dalam membubut ulir | PG | 33 | L-2 | Besarnya sudut a pada proses pembubutan ulir Metris seperti tampak pada gambar dibawah adalah ............... A. 45 0 B. 50 0 C. 55 0 D. 60 0 E. 90 0 | Besarnya sudut a pada proses pembubutan ulir Inchi seperti tampak pada gambar dibawah adalah ............... A. 45 0 B. 50 0 C. 55 0 D. 60 0 E. 90 0 | Sudut potong ulir Pada saat proses pembubutan ulir segitiga Wirth Worth berapakah sudut pahat yang benar ? A. 55° B. 50° C. 60° D. 65° E. 45° |
| Kunci jawaban : D | Kunci jawaban : C | Kunci : A | |||||||
| 34 | Menerapkan teknik pemesinan bubut | Teknik pemesinan bubut untuk melakukan pembubutan | Siswa dapat Menerapkan teknik pemesinan bubut dalam membubut tirus | PG | 34 | L-3 | Besarnya pergeseran kepala lepas dalam membubut tirus dengan menggunakan kepala lepas dengan ukuran Panjang benda kerja (P) = 100 mm, Panjang tirus (p) = 50 mm, diameter terbesar tirus (D) = 15 mm dan diameter terkecil tirus (d) = 11 mm, adalah ….. A. 15 mm B. 11 mm C. 8 mm D. 6 mm E. 4 mm | Pada proses pembuatan benda kerja yang berbentuk tirus diketahui panjang tirus (L) = 25 mm, diameter terkecil tirus (d) = 10 mm dan sudut tirus a = 15° (jika sin 15° = 0,26, cos 15° = 0,96 dan tan 15° = 0,27). Besarnya diameter terbesar (D) pada proses pembubutan tirus dengan menggunakan eretan atas adalah ........ A. 23 mm B. 23.5 mm C. 28,5 mm D. 35 mm ▪ 48 mm | Cara pembubutan tirus pada benda kerja yang pendek, dan dapat dikerjakan dengan jalan otomatis dengan cara... A. Memiringkan eretan memanjang B. Memiringkan tool holder C. Menggunakan Tapper Attatment D. Memiringkan benda kerja E. Memiringkan tool post |
| Kunci jawaban : E | Kunci jawaban : B | Kunci : C | |||||||
| 35 | Menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | Parameter pemotongan mesin bubut: · Cutting speed · Kecepatan pemakanan/feeding · Kecepatan putaran mesin bubut/Rpm | Siswa dapat menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | PG | 35 | L-3 | Faktor – faktor yang mempengaruhi dalam menentukan besarnya kecepatan potong dalam proses penyayatan adalah, kecuali .......... A. Bahan benda kerja B. Bahan alat potong (pahat) C. Ketebalan penyayatan D. Panjang benda kerja E. Kecepatan pemakanan | Faktor – faktor yang mempengaruhi dalam menentukan besarnya kecepatan potong dalam proses penyayatan adalah, kecuali .......... A. Bahan benda kerja B. Bahan alat potong (pahat) C. Ketebalan penyayatan D. Panjang benda kerja F. Kecepatan pemakanan | Coolant/pendingin pada proses pembubutan merupakan salah satu alat keselamatan kerja yang berfungsi untuk ............... A. memudahkan penyayatan benda kerja B. mendinginkan benda kerja C. mendinginkan pahat D. menghaluskan permukaan benda kerja E. memudahkan tatal masuk ke container |
| Kunci jawaban : D | Kunci jawaban : D | Kunci jawaban : C | |||||||
| 36 | Menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | Parameter pemotongan mesin bubut: · Cutting speed · Kecepatan pemakanan/feeding · Kecepatan putaran mesin bubut/Rpm | Siswa mampu Menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | PG | 36 | L-2 | Akibat dari pemasangan pahat yang terlalu tinggi dari sumbu benda kerja adalah ……. A. Sisi depan bagian bawah pahat tergesek dan benda kerja cenderung melentur. B. Ujung pahat cepat tumpul C. Sisi potong pahat terangkat D. Benda kerja cenderung terangkat E. Ujung pahat mudah aus | Apabila pahat terpasang di bawah senter, pada saat membubut muka akan berakibat benda kerja memiliki ………... karena pahat menyayat tidak sempurna A. Permukaan rata B. Permukaan cekung C. Permukaan menonjol di tengah D. Permukaan cembung F. Permukaan bergelombang | Permukaan ujung benda kerja yang dihasilkan dengan cara penyetelan pahat bubut tidak setinggi senter adalah : A. Permukaan rata B. Permukaan menonjol di tengah C. Permukaan cekung D. Permukaan cembung E. Permukaan bergelombang |
| Kunci jawaban : A | Kunci jawaban : C | Kunci jawaban : B | |||||||
| 37 | Mengidentifikasi mesin bubut | Mesin bubut: · Bagian-bagian utama mesin bubut · Perlengkapan mesin bubut · Alat bantu kerja | Siswa dapat mengidentifikasikan perlengkapan mesin bubut | PG | 37 | L-1 | Peralatan untuk menjepit benda kerja pada mesin bubut untuk benda kerja yang lunak dan berdiameter kecil adalah ............ A. Cekam rahang 3 otomatis B. Cekam rahang 4 independent C. Lathe dog dan Plat pembawa D. Collet E. Ragum | Peralatan untuk menjepit benda kerja pada mesin bubut untuk benda untuk menjepit benda-kerja yang lebih besar, dengan bentuk yang tidak teratur adalah ... . A. Cekam rahang 3 otomatis B. Cekam rahang 4 independent C. Lathe dog dan Plat pembawa D. Collet E. Ragum | Keuntungan/kelebihan pencekaman benda kerja dengan independent chuck dari pada self centering chuck adalah.... A. Dapat distel kesentrisannya B. Dapat dipasang lebih mudah C. Lebih presisi/baik hasilnya D. Lebih mudah penyayatannya E. Bisa memasang benda kerja yang besar |
| Kunci jawaban : D | Kunci jawaban : B | JAWABAN : A | |||||||
| 38 | Menerapkan teknik pembubutan kompleks | Teknik pembubutan kompleks: · Ulir trapesium tunggal/majemuk · Ulir cacing · Eksentrik · Pembubutan dengan alat bantu | Siswa mampu menerapkan teknik pembubutan kompleks dalam membubut benda eksentrik | PG | 38 | L-2 | Apabila akan dilaksanakan pembuatan benda kerja poros eksentrik seperti pada gambar, jarak pergeseran dari sumbu utama ke sumbu poros sebesar …. A. 7,5 mm B. 6,5 mm C. 5,5 mm D. 5,0 mm E. 4,5 mm | Apabila akan dilaksanakan pembuatan benda kerja poros eksentrik seperti pada gambar, jarak pergeseran dari sumbu utama ke sumbu poros sebesar ….
A. 6 mm B. 8 mm C. 10 mm D. 11 mm F. 12 mm | Apabila akan dilaksanakan pembuatan benda kerja poros eksentrik seperti pada gambar, jarak pergeseran dari sumbu utama ke sumbu poros sebesar ….
E. 6 mm F. 8 mm G. 10 mm H. 11 mm G. 12 mm |
| Kunci jawaban : C | Kunci jawaban : B | Kunci jawaban : B | |||||||
| 39 | Mengidentifikasi alat potong mesin bubut | Alat potong mesin bubut: · Perawatan alat potong mesin bubut | Siswa dapat mengidentifikasi alat potong mesin bubut | PG | 39 | L-1 | Coolant/pendingin pada proses pembubutan merupakan salah satu alat keselamatan kerja yang berfungsi untuk ............... A. memudahkan penyayatan benda kerja B. mendinginkan benda kerja C. mendinginkan pahat D. menghaluskan permukaan benda kerja E. memudahkan tatal masuk ke container | Coolant/pendingin pada proses pembubutan merupakan salah satu alat keselamatan kerja yang berfungsi untuk ............... A. memudahkan penyayatan benda kerja B. mendinginkan benda kerja C. mendinginkan pahat D. menghaluskan permukaan benda kerja E. memudahkan tatal masuk ke container | Steady rest pada mesin bubut berfungsi sebagai … A. Penahan benda kerja yang bergerak mengikuti eretan melintang B. Penahan benda kerja yang dipasang pada ujung benda kerja C. Penahan benda kerja yang dipasang diam pada meja D. Penahan benda kerja yang bergerak mengikuti eretan memanjang E. Penahan benda kerja yang panjang |
| Kunci jawaban : C | Kunci jawaban : C | JAWABAN :C | |||||||
| 40 | Menerapkan teknik pemesinan bubut | Teknik pemesinan bubut untuk melakukan pembubutan | Siswa dapat menerapkan teknik pemesinan bubut dengan alat bantu kerja mesin bubut | PG | 40 | L-2 | Berikut ini yang merupakan urutan prosedur pengeboran lubang pada benda kerja yang benar dengan menggunakan mesin bubut adalah ......... A. Memasang benda kerja – menentukan putaran spindel – mengebor – membuat lubang center B. Memasang benda kerja – menentukan putaran spindel – membuat lubang center – mengebor C. Memasang benda kerja – membuat lubang center –menentukan putaran spindel – mengebor D. Memasang benda kerja – mengebor –menentukan putaran spindel – membuat lubang center E. Memasang benda kerja – mengebor – membuat lubang center – menentukan putaran spindel | Berikut ini yang merupakan urutan prosedur pengeboran lubang pada benda kerja yang benar dengan menggunakan mesin bubut adalah ......... A. Memasang benda kerja – menentukan putaran spindel – mengebor – membuat lubang center B. Memasang benda kerja –menentukan putaran spindel – membuat lubang center – mengebor C. Memasang benda kerja – membuat lubang center –menentukan putaran spindel – mengebor D. Memasang benda kerja – mengebor –menentukan putaran spindel – membuat lubang center E. Memasang benda kerja – mengebor – membuat lubang center – menentukan putaran spindel | Berikut ini yang merupakan urutan prosedur pengeboran lubang pada benda kerja yang benar dengan menggunakan mesin bubut adalah ......... A. Memasang benda kerja – menentukan putaran spindel – mengebor – membuat lubang center B. Memasang benda kerja –menentukan putaran spindel – membuat lubang center – mengebor C. Memasang benda kerja – membuat lubang center –menentukan putaran spindel – mengebor D. Memasang benda kerja – mengebor –menentukan putaran spindel – membuat lubang center E. Memasang benda kerja – mengebor – membuat lubang center – menentukan putaran spindel |
| Kunci jawaban : B | Kunci jawaban : B | Kunci jawaban : B | |||||||
| 41 | Menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | Parameter pemotongan mesin: · Cutting speed · Kecepatan pemakanan/feeding · Kecepatan putaran mesin /Rpm | Siswa dapat menerapkan parameter pemotongan mesin bubut | Essay | 41 | L-2 | Sebuah roda gerinda berdiameter 300 mm mempunyai kecepatan putar 1700 rpm, hitung kecepatan keliling roda gerindanya ! | Bahan ST-37 dengan v = 25 m/menit akan dibubut ., diketahui bahan benda kerja berdiameter 100 mm. Berapa put/menit putaran sumbu utama mesin bubut tersebut ? | Sebuah mesin frais digunakan untuk mengerjakan bahan ST -37 dengan kecepatan potong (v) 25 m / min menggunakan pisau frais mantel dg diameter 40 mm. Berapa kecepatan putar arbor mesin Frais itu ? |
| Kunci jawaban : n. p . d POS = ------------------ m/det 1000. 60 1700 x 3,14 x 300 1000 x 60 = 26,69 m / det Jadi kecepatan keliling roda gerinda sebesar 26,69 meter / detik | Jawaban : v = 25 m/min d = 100 mm n = ? Jadi putaran sumbu mesin bubut sebesar 26,69 meter / detik | Jawaban : n = 1000 . Cs p . d = 1000 . 25 3,14 . 40 = 199,04 put/menit Jadi kecepatan putar arbor sebesar 26,69 meter / detik | |||||||
| 42 | Menjelaskan cara pengopesian mesin frais kompleks | Teknik Pemesinan Frais : § Pengefraisan kompleks | Siswa dapat merencanakan pengefraisan roda gigi lurus sesuai spesifikasi | Essay | 42 | L-3 | 1. Akan dibuat roda gigi lurus dengan modul 4 dan jumlah gigi 25 serta a 20 ° ( sudut tekan ) Tentukan ukuran utama roda gigi tersebut ! | Akan dibuat roda gigi lurus luar diketahui jumlah gigi ( z ) 28 buah, dengan modul 2, a 20 ° ( sudut tekan ).Tentukan ukuran utama roda gigi tersebut ! | Akan dibuat roda gigi lurus luar diketahui jumlah gigi ( z ) 30 buah, dengan modul 2, a 20 ° ( sudut tekan ).Tentukan ukuran utama roda gigi tersebut ! |
| Penyelesaian : a). Diameter tusuk ( d ) d = z x m = 25 x 4 = 100 mm b). Diameter Kepala gigi ( dl ) dl = ( z + 2 ) m = ( 25 + 2 ) 4 = 108 mm c). Diameter kaki gigi ( dt ) dt = d – ( 2,5 .m ) = 100 – ( 2,5 . 4 ) = 100 – 5 = 90 mm d) Tinggi gigi (h) h = 2,25 . m = 2,25 . 4 = 9 mm e) Lebar gigi (b) b = 10. 4 = 10 . 4 = 40 mm f) Jarak tusuk gigi (t) t = p . m = 3,14 . 4 = 12,56 mm | Penyelesaian : a). Diameter tusuk ( d ) d = z x m = 28 x 2 = 56 mm b). Diameter Kepala gigi ( dl ) dl = ( z + 2 ) m = ( 28 + 2 ) 2 = 60 mm c). Diameter kaki gigi ( dt ) dt = d – ( 2,5 .m ) = 56 – ( 2,5 . 2 ) = 56 – 5 = 51 mm d) Tinggi gigi (h) h = 2,25 . m = 2,25 . 2 = 4,5 mm e) Lebar gigi (b) b = 10. m = 10 . 2 = 20 mm f) Jarak tusuk gigi (t) t = p . m = 3,14 . 2 = 6,28 mm | Penyelesaian : a). Diameter tusuk ( d ) d = z x m = 30 x 2 = 60 mm b). Diameter Kepala gigi ( dl ) dl = ( z + 2 ) m = ( 30 + 2 ) 2 = 64 mm c). Diameter kaki gigi ( dt ) dt = d – ( 2,5 .m ) = 60 – ( 2,5 . 2 ) = 60 – 5 = 55 mm d) Tinggi gigi (h) h = 2,25 . m = 2,25 . 2 = 4,5 mm e) Lebar gigi (b) b = 10. m = 10 . 2 = 20 mm f) Jarak tusuk gigi (t) t = p . m = 3,14 . 2 = 6,28 mm | |||||||
| 43 | Mengidentifikasi mesin bubut | Mesin bubut: · Definisi mesin bubut · Macam-macam mesin bubut dan fungsinya · Bagian-bagian utama mesin bubut | Siswa dapat mengidentifikasikan bagian-bagian utama mesin bubut | Essay | 43 | L-1 | Sebutkan bagian – bagian utama dari mesin bubut serta jelaskan masing – masing fungsinya ! | Sebutkan macam-macam peralatan penjepit pahat bubut dan jelaskan ! | Sebutkan macam-macam cekam pada mesin bubut serta jelaskan masing – masing fungsinya ! |
| Kunci Jawaban : Bagian-bagian Mesin Bubut utama adalah : · Kepala Tetap, berfungsi sebagai pemegang senter mesin bubut, memegang macam-macam alat jepit dan menampung juga roda gigi pengatur kecepatan dan roda gigi pengatur arah pemakanan (roda gigi pembalik). · Kepala Lepas, berfungsi sebagai pemanjang ujung, dan untuk menempatkan/ memegang perkakas (mata bor, mata remer dsb). · Eretan / support, terdiri dari ertan memanjang, eretan melintang dan eretan atas yang dapat diputar yang juga berfungsi sebagai tempat memegang pahat bubut, eretan dapat melakukan semua gerakan pemakanan yang perlu untuk pengerjaan | Kunci jawaban : Pada dasarnya dibagi menjadi 2 jenis: · Pemegang pahat ganda, dapat menam pung sekaligus 4 pahat bubut. Kedudukan kerja pahat-pahat ini dapat tiap kali diputar 90o dengan cara memutar pemegang pahatnya. · Pemegang pahat cepat , dapat menjepit sekalian banyak pahat sama dengan jumlah pemegang pahatnya. Penggantian perkakas dilakukan dengan pemegang pahatnya. Tidak diperlukan ganjal untu mengeset ketinggian pahat, tetapi dilakukan dengan memutar baut penyetel ketinggian sampai ujung pahat tepat pada ujung senter | Kunci jawaban : Cekam pada mesin Bubut dibedakan atas : · Cekam 3 rahang - untuk benda-kerja bulat dan benda-kerja berbentuk segi-3, segi-6, segi-12. · Cekam 4 rahang-untuk menjepit benda-kerja dengan bentuk yang cermat, bulat, segi-4, atau segi-8. · | |||||||
| 44 | Pengetahuan alat ukur pembanding dan alat ukur presisi | Mengukur dengan Alat Ukur Mekanik Presisi | Mengetahui macam-macam alat ukur presisi berdasarkan fungsinya | Essay | 44 | L-1 | Apakah fungsi jam ukur / dial indikator ? | Sebutkan fungsi Kaliper celah / feeler gauge ! | Sebutkan fungsi jangka sorong ! |
| Jawaban : Jam ukur merupakan alat pembanding untuk mengetes penyimpangan -penyimpangan yang kecil pada bidang datar, bulat atau permukaan lengkung. | Jawaban : Kaliper celah (feeler gauge) digunakan untuk memeriksa jarak-jarak yang kecil atau ukuran celah-celah diantara dua permukaan. | Jawaban : Jangka sorong digunakan untuk beberapa pengukuran benda, seperti pengukuran luar, pengukuran dalam, pengukuran kedalaman dan pengukuran tingkat. | |||||||
| 45 | Menulis dasar | Membuat | Siswa dapat membuat program dengan format dan prosedur operasi standar | Essay | 45 | L-3 | Buatlah program CNC Bubut dengan pemrograman absolut pada gambar dibawah ini ! ii. | Buatlah program CNC Bubut dengan pemrograman absolut pada gambar dibawah ini ! iii. | Buatlah program CNC Bubut dengan pemrograman absolut pada gambar dibawah ini ! iv. |
| Kunci Jawaban : | Kunci jawaban : | Kunci jawaban : |
Keterangan Pengisian Kolom/format KST
Kolom 1 : Diisi nomor urut
Kolom 2 : Diisi KD dari SK dengan cara memilih KD yang esensial dan frekuensi penggunaannya di dunia kerja/pekerjaan sering atau selalu digunakan.
Kolom 3 : Diisi kemampuan yang diuji yang merupakan bagian yang esensial KD terpilih yang ada di kolom 2.
Kolom 4 : Diisi materi pokok yang dirumuskan dari kemampuan yang diuji secara jelas dan singkat
Kolom 5 : Diisi rumusan indikator soal yang dibuat mengacu pada materi pokok pada kolom 4. Setiap materi pokok dapat dirumuskan satu atau lebih dari satu indikator soal
Kolom 6 : Diisi nomor sebaran soal
Kolom 7 : Diisi tingkat keSulitan soal