FORMAT PENYUSUNAN
KISI-KISI SOAL USBN KEJURUAN
Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Program Keahlian : Teknik Mesin
Kompetensi Keahlian : Teknik Pemesinan
Mata Pelajaran : C1- Gambar Teknik
Alokasi Waktu : 120 menit
Bentuk Soal : Pilihan Ganda / Essay
Jumlah Soal : 45 soal
| No | Kemampuan yang di uji | Materi Pokok | Indikator Soal | Bentuk Soal | Nomor soal | Level | Paket A | Paket B | ||||
| 1 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | PG | 1 | L-3 | Dibawah ini merupakan fungsi dari gambar teknik, kecuali … . A. Gambar sebagai bahasa Teknik B. Gambar sebagai Standar untuk diri sendiri C. Gambar sebagai bahan informasi D. Gambar sebagai gagasan dan pengembangan ide E. Gambar sebagai bahan komunikasi | Keterangan ukuran gambar, jumlah benda yang harus diproduksi, semua keterangan ini data dilihat dalam gambar, sesuai dengan fungsi gambar sebagai ... . A. Gambar sebagai bahasa Teknik B. Gambar sebagai Standar untuk diri sendiri C. Gambar sebagai bahan informasi D. Gambar sebagai gagasan dan pengembangan ide E. Gambar sebagai bahan komunikasi | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : C | |||||||||||
| 2 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | PG | 2 | L-3 | Standar yang digunakan dalam gambar teknik adaah standar ISO. Berikut kepanjangan dari ISO adalah ……… A. Internasional Standardization Organization B. Standardization For Organization C. Internasional Standardization For Organization D. Internasional for Organization for Standardization E. Internasional Organization For Standardization Berikut adalah singkatan ISO yang benar yaitu Berikut adalah singkatan ISO yang benar yaitu | Standar yang digunakan dalam gambar teknik adaah standar ISO. Berikut kepanjangan dari ISO adalah ……… A. Internasional Standardization Organization B. Standardization For Organization C. Internasional Standardization For Organization D. Internasional for Organization for Standardization E. Internasional Organization For Standardization Berikut adalah singkatan ISO yang benar yaitu Berikut adalah singkatan ISO yang benar yaitu | ||||
| Jawaban : A | Jawaban : A | |||||||||||
| 3 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | PG | 3 | L-3 | Ukuran panjang dan lebar dari kertas A4 adalah ……. A. 841 mm x 594 mm B. 594 mm x 420 mm C. 420 mm x 297 mm D. 297 mm x 210 mm E. 210 mm x 148 mm | Ukuran panjang dan lebar dari kertas A3 adalah ……. A. 841 mm x 594 mm B. 594 mm x 420 mm C. 420 mm x 297 mm D. 297 mm x 210 mm E. 210 mm x 148 mm | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : C | |||||||||||
| 4 | Mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | Pengenalan aturan kelengkapan informasi gambar teknik: • Huruf gambar • Angka gambar • Etiket gambar | Siswa dapat mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | PG | 4 | L-1 | Fungsi etiket pada gambar adalah sebagai berikut, kecuali……… A. Kolom untuk nama pembuat gambar B. Kolom untuk nama instansi C. Kolom untuk nomor gambar D. Kolom untuk standar ISO E. Kolom untuk proyeksi yang di pakai | Fungsi etiket pada gambar adalah sebagai berikut, kecuali……… A. Kolom untuk nama pembuat gambar B. Kolom untuk nama instansi C. Kolom untuk nomor gambar D. Kolom untuk standar ISO E. Kolom untuk proyeksi yang di pakai | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : D | |||||||||||
| 5 | Mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | Pengenalan aturan kelengkapan informasi gambar teknik: • Huruf gambar • Angka gambar • Etiket gambar | Siswa dapat mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | PG | 5 | L-1 | Pada gambar etiket dibawah, nomor berapakah yang menunjukkan keterangan judul dan ukuran kertas gambar adalah ………. A. 1 dan 2 B. 4 dan 5 C. 11 dan 10 D. 10 dan 8 E. 7 dan 11 | Pada gambar etiket dibawah, nomor berapakah yang menunjukkan keterangan nomor gambar dan Instansi adalah …….. A. 1 dan 2 B. 4 dan 5 C. 11 dan 10 D. 10 dan 8 E. 9 dan 11 | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : E | |||||||||||
| 6 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | PG | 6 | L-3 | Pada pensil gambar pada umumnya terhdapat kode tingkat kekerasan pensil pada bagian pangkalnya. Yang termasuk pensil yang memiliki tingkat kekerasan “keras” adalah …….. A. 2B B. 4B C. HB D. F E. 4H | Pada pensil gambar pada umumnya terhdapat kode tingkat kekerasan pensil pada bagian pangkalnya. Yang termasuk pensil yang memiliki tingkat kekerasan “Lunak” adalah …….. A. 2B B. B C. HB D. F E. 2H | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : A | |||||||||||
| 7 | Membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | Pengenalan bentuk dan fungsi garis gambar | Siswa dapat membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | PG | 7 | L-3 | S A. S:L = 1 : 2 B. S:L = 1 : 4 C. S:L = 1 : 6 D. S:L = 1 : 3 E. S:L = 1 : 5 | S A. S:L = 1 : 2 B. S:L = 1 : 4 C. S:L = 1 : 6 D. S:L = 1 : 3 E. S:L = 1 : 5 | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : D | |||||||||||
| 8 | Membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | Pengenalan bentuk dan fungsi garis gambar | Siswa dapat membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | PG | 8 | L-3 | Dibawah ini yang bukan merupakan gambar tanda pemotongan yang sesuai dengan aturan-aturan menggambar teknik adalah …… B. E. | Dibawah ini yang bukan merupakan gambar tanda pemotongan setempat/sebagian yang sesuai dengan aturan-aturan menggambar teknik adalah …… B. E. | ||||
| Jawaban : A | Jawaban : B | |||||||||||
| 9 | Mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | Pengenalan jenis gambar proyeksi: Gambar orthogonal Cara dan penyajian gambar proyeksi orthogonal | Siswa dapat mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | PG | 9 | L-2 | A. Proyeksi Amerika B. Proyeksi Eropa C. Proyeksi Isometri D. Proyeksi Dimetri E. Proyeksi Ortogonal | Gambar dibawah ini adalah bentuk simbol dari gambar proyeksi….. A. Proyeksi Amerika B. Proyeksi Eropa C. Proyeksi Isometri D. Proyeksi Dimetri E. Proyeksi Ortogonal | ||||
| Jawaban : A | Jawaban : B | |||||||||||
| 10 | Mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi piktorial (3D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | Pengenalan jenis gambar proyeksi: • Gambar piktorial Cara dan penyajian gambar proyeksi piktorial: • isometric • Dimetri • oblique/ miring • perspektif | Siswa dapat mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi piktorial (3D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | PG | 10 | L-2 | Dalam gambar proyeksi yang menggunakan sistem menarik garis menuju titik hilang, seperti yang terlihat dalam gambar dibawah ini merupakan proyeksi….. A. Proyeksi Miring B. Proyeksi Dimetri C. Proyeksi Perspektif D. Proyeksi Ortogonal E. Proyeksi Isometri | Dalam gambar proyeksi yang menggunakan sistem menarik garis menuju titik hilang, seperti yang terlihat dalam gambar dibawah ini merupakan proyeksi….. A. Proyeksi Miring B. Proyeksi Dimetri C. Proyeksi Perspektif D. Proyeksi Ortogonal E. Proyeksi Isometri | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : B | |||||||||||
| 11 | Mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | Pengenalan aturan kelengkapan informasi gambar teknik: • Huruf gambar • Angka gambar • Etiket gambar | Siswa dapat mengklarifikasi huruf, angka dan etiket gambar teknik sesuai prosedur dan aturan penerapan | PG | 11 | L-1 | Huruf dan angka yang dipakai pada gambar teknik, yang dianjurkan oleh ISO 3098/1-1974. Jika tinggi huruf dinyatakan dengan “h”, maka untuk jarak antar garis untuk Type A adalah ……. A. (10/14).h B. (2/14).h C. (20/14).h D. (6/14).h E. (1/14).h | Huruf dan angka yang dipakai pada gambar teknik, yang dianjurkan oleh ISO 3098/1-1974. Jika tinggi huruf dinyatakan dengan “h”, maka untuk jarak antar garis untuk Type B adalah ……. A. (7/10).h B. (2/10).h C. (6/10).h D. (14/10).h E. (1/10).h | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : D | |||||||||||
| 12 | Mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | Pengenalan jenis gambar proyeksi: Gambar orthogonal Cara dan penyajian gambar proyeksi orthogonal | Siswa dapat mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | PG | 12 | L-2 | Gambar dibawah ini merupakan contoh dari jenis gambar proyeksi….. A. Proyeksi Amerika B. Proyeksi Dimetri C. Proyeksi Eropa D. Proyeksi Ortogonal E. Proyeksi Isometri | Gambar dibawah ini merupakan contoh dari jenis gambar proyeksi….. A. Proyeksi Amerika B. Proyeksi Dimetri C. Proyeksi Eropa D. Proyeksi Ortogonal E. Proyeksi Isometri | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : A | |||||||||||
| 13 | Mengelompokkan gambar konstruksi geometris berdasarkan bentuk konstruksi sesuai prosedur | Gambar konstruksi geometris: • Konstruksi garis • Konstruksi sudut • Konstruksi lingkaran • Konstruksi garis singgung • Konstruksi gambar bidang | Siswa dapat mengelompokkan gambar konstruksi geometris berdasarkan bentuk konstruksi sesuai prosedur | PG | 13 | L-3 | Perhatikan gambar konstruksi geometri dibawah ini ! gambar tersebut merupakan gambar konstruksi sudut ........ A. 30º B. 60º C. 450º D. 90º E. 75º | Perhatikan gambar konstruksi geometri dibawah ini ! gambar tersebut merupakan gambar konstruksi sudut ........ A. 30º B. 60º C. 450º D. 90º E. 75º | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : A | |||||||||||
| 14 | Mengelompokkan gambar konstruksi geometris berdasarkan bentuk konstruksi sesuai prosedur | Gambar konstruksi geometris: • Konstruksi garis • Konstruksi sudut • Konstruksi lingkaran • Konstruksi garis singgung • Konstruksi gambar bidang | Siswa dapat mengelompokkan gambar konstruksi geometris berdasarkan bentuk konstruksi sesuai prosedur | PG | 14 | L-3 | Garis lengkung yang didapat dari titik yang terletak pada busur lingkaran yang dibuka merupakan gambar .......... A. Epicycloida B. Hipocycloida C. Cycloida D. Hiperbola E. Evolvente | Garis lengkungan yang didapat dari sebuah lingkaran yang bergelinding di dalam lingkaran lain merupakan gambar ........ A. Epicycloida B. Hipocycloida C. Cycloida D. Hiperbola E. Evolvente | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : B | |||||||||||
| 15 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | PG | 15 | L-3 | Gambar alat gambar berikut adalah alat gambar ....... A. Mal huruf B. Mal lingkaran C. Mal busur D. Mal elips E. Mal universal | Gambar alat gambar berikut adalah alat gambar ....... A. Mal huruf B. Mal lingkaran C. Mal busur D. Mal elips E. Mal universal | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : C | |||||||||||
| 16 | Membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | Pengenalan bentuk dan fungsi garis gambar | Siswa dapat membedakan garis-garis gambar teknik berdasarkan bentuk dan fungsi garis | PG | 16 | L-3 | Garis gores ( – – – – – – – – – – ) pada gambar kerja digunakan untuk ….. A. Garis sumbu B. Garis simetri C. Garis nyata D. Garis nyata terhalang E. Garis ukur | Garis kontinu tipis ( _______________ ) pada gambar kerja digunakan untuk ….. A. Garis sumbu B. Garis simetri C. Garis nyata D. Garis nyata terhalang E. Garis ukur | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : E | |||||||||||
| 17 | Menggunakan aturan tanda ukuran dan peletakan ukuran gambar berdasarkan komponen garis ukuran, garis bantu ukuran, batas ukuran, angka dan simbol ukuran | Tanda ukuran dan aturan peletakan ukuran gambar • Garis ukuran • Garis bantu ukuran • Batas ukuran • Angka dan simbol ukuran | Siswa dapat menggunakan aturan tanda ukuran dan peletakan ukuran gambar berdasarkan komponen garis ukuran, garis bantu ukuran, batas ukuran, angka dan simbol ukuran | PG | 17 | L-2 | Perhatikan gambar dibawah ini. Yang merupakan pemberian ukuran untuk pengukuran dimensi “Non Fungsional” adalah ………… A. A B. B C. C D. D E. A dan C | Perhatikan gambar dibawah ini. Yang merupakan pemberian ukuran untuk pengukuran dimensi “Tambahan” adalah ………… A. A B. B C. C D. D E. A dan C | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : A | |||||||||||
| 18 | Menggunakan aturan tanda ukuran dan peletakan ukuran gambar berdasarkan komponen garis ukuran, garis bantu ukuran, batas ukuran, angka dan simbol ukuran | Tanda ukuran dan aturan peletakan ukuran gambar • Garis ukuran • Garis bantu ukuran • Batas ukuran • Angka dan simbol ukuran | Siswa dapat menggunakan aturan tanda ukuran dan peletakan ukuran gambar berdasarkan komponen garis ukuran, garis bantu ukuran, batas ukuran, angka dan simbol ukuran | PG | 18 | L-2 | Perhatikan gambar dibawah ini. Untuk benda-benda bentuk tertentu, untuk pencantuman ukuran yang disertai symbol bentuknya. Bagian yang menyatakan symbol bidang rata adalah …… A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 | Perhatikan gambar dibawah ini. Untuk benda-benda bentuk tertentu, untuk pencantuman ukuran yang disertai symbol bentuknya. Bagian yang menyatakan symbol ukuran bujur sangkar adalah …… A. 1 B. 3 C. 4 D. 5 E. 7 | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : E | |||||||||||
| 19 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 19 | L-2 | Gambar suaian poros dengan lobang seperti pada gambar, pengertian ukuran yang tercantum pada gambar adalah …. A. ukuran poros dan lobang dengan toleransi h7/G6. B. ukuran nominal poros Ø50 mm, berada pada daerah toleransi G dengan kualitas 6 dan lobang Ø 50 mm daerah toleransi h kualitas 7 C. ukuran nominal lobang Ø 50 mm, berada pada daerah h dengan toleransi 7 dan poros Ø 50 mm daerah toleransi G kualitas 6 D. ukuran nominal poros Ø50 mm, berada pada daerah toleransi h dengan kualitas 7 dan lobang Ø 50 mm daerah toleransi G kualitas 6 E. ukuran nominal lobang Ø 50 mm, berada pada daerah toleransi H dengan kualitas 7 dan poros Ø 50 mm daerah toleransi g kualitas 6 | Gambar suaian poros dengan lobang seperti pada gambar, pengertian ukuran yang tercantum pada gambar adalah …. A. ukuran poros dan lobang dengan toleransi h7/G6. B. ukuran nominal poros Ø50 mm, berada pada daerah toleransi G dengan kualitas 6 dan lobang Ø 50 mm daerah toleransi h kualitas 7 C. ukuran nominal lobang Ø 50 mm, berada pada daerah h dengan toleransi 7 dan poros Ø 50 mm daerah toleransi G kualitas 6 D. ukuran nominal poros Ø50 mm, berada pada daerah toleransi h dengan kualitas 7 dan lobang Ø 50 mm daerah toleransi G kualitas 6 E. ukuran nominal lobang Ø 50 mm, berada pada daerah toleransi H dengan kualitas 7 dan poros Ø 50 mm daerah toleransi g kualitas 6 | ||||
| Jawaban : A | Jawaban : E | |||||||||||
| 20 | Memprediksi penerapan jenis gambar potongan berdasarkan jenis potongan sesuai aturan potongan dalam satu bidang, lebih dari satu bidang, setengah, setempat, diputar, berurutan, dan potongan melintang | pengenalan dan penerapan jenis gambar potongan: • potongan dalam satu bidang • potongan lebih dari satu bidang • potongan setengah • potongan setempat • potongan diputar • potongan berurutan • potongan melintang | Siswa dapat memprediksi penerapan jenis gambar potongan berdasarkan jenis potongan sesuai aturan potongan dalam satu bidang, lebih dari satu bidang, setengah, setempat, diputar, berurutan, dan potongan melintang | PG | 20 | L-2 | Gambar berikut ini yang merupakan gambar potongan setempat adalah …. B. | Gambar berikut ini yang merupakan gambar potongan penuh adalah …. B. | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : B | |||||||||||
| 21 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 21 | L-2 | Simbol toleransi geometris seperti gambar berikut yang menunjukkan permukaan harus terletak di antara dua bidang dengan jarak 0,1 mm yang sejajar dengan sumbu dari lubang adalah .... B. C. D. | Simbol toleransi geometris seperti gambar berikut yang menunjukkan permukaan harus terletak di antara dua bidang dengan jarak 0,1 mm yang sejajar dengan sumbu dari lubang adalah .... B. C. D. | ||||
| Jawaban : A | Jawaban : A | |||||||||||
| 22 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 22 | L-2 | Benda kerja dengan ukuran seperti pada gambar , maka besar toleransinya adalah …. A. 0,02 mm B. 0,03 mm C. 0,05 mm D. 0,20 mm E. 0,30 mm | Benda kerja dengan ukuran seperti pada gambar , maka besar toleransinya adalah …. A. 0,02 mm B. 0,03 mm C. 0,05 mm D. 0,20 mm E. 0,30 mm | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : C | |||||||||||
| 23 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 23 | L-2 | Dalam sistem toleransi standar internasional (IT), kwalitas toleransi untuk pekerjaan-pekerjaan permesinan yanng sangat teliti, teliti dan biasa seta pekerjaan mampu tukar nilai kwalitas toleransinya adalah ......... A. IT 01 B. IT 2 C. IT 6 D. IT 12 E. IT 16 | Dalam sistem toleransi standar internasional (IT), kwalitas toleransi untuk pekerjaan yang kasar seperti pekerjaan pengecoran pemotongan nilai kwalitas toleransinya adalah ......... A. IT 01 B. IT 2 C. IT 6 D. IT 10 E. IT 16 | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : E | |||||||||||
| 24 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 24 | L-2 | Toleransi untuk Kedudukan sumbu, sisi atau bidang yang berpasangan satu sama lain terhadap bidang patokan disebut ........... A. Toleransi kesejajaran B. Toleransi kemiringan C. Toleransi konsentrisitas D. Toleransi posisi E. Toleransi kesimetrisan | Toleransi yang diberikan pada suatu garis proyeksi yang harus terletak diantara dua garis proyeksi yang menyinggung lingkaran-lingkaran yang berdiamerter disebut ........... A. Toleransi profil garis B. Toleransi kemiringan C. Toleransi konsentrisitas D. Toleransi posisi E. Toleransi kesimetrisan | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : A | |||||||||||
| 25 | Mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | Pengenalan jenis gambar proyeksi: · Gambar orthogonal Cara dan penyajian gambar proyeksi orthogonal: | Siswa dapat mengintegrasikan persyaratan gambar proyeksi orthogonal (2D) berdasarkan aturan gambar proyeksi | PG | 25 | L-2 | Gambar proyeksi orthogonal pada gambar obyek dibawah ini adalah …… | Gambar proyeksi orthogonal pada gambar obyek dibawah ini adalah …… | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : D | |||||||||||
| 26 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 26 | L-2 | Perbedaan ukuran antara kedua harga batas (two permissible limits) dimana ukuran atau jarak permukaan/batas geometri komponen harus terletak (diijinkankan) disebut A. Suaian B. Kesesakan C. Toleransi D. Kelonggaran E. Toleransi Geometri | Toleransi adalah perbedaan ukuran yang diperbolehkan antara ukuran.... A. Batas terbesar dan terukur. B. Batas terbesar dan batas maksimal C. Batas terbesar dan sesuaian. D. Batas terbesar dan terkecil. E. Batas terbesar dan ijin. | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : D | |||||||||||
| 27 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 27 | L-2 | Yang tidak termasuk kedalam batas toleransi pada penunjukan ukuran dibawah ini adalah........ A. 29,98 mm B. 29,95 mm C. 29,94 mm D. 29,96 mm E. 29,97 mm | Yang tidak termasuk kedalam batas toleransi pada penunjukan ukuran dibawah ini adalah........ A. 29,98 mm B. 29,95 mm C. 29,94 mm D. 29,96 mm E. 29,97 mm | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : C | |||||||||||
| 28 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 28 | L-2 | Simbol Kekasaran yang ditunjukkan sebagaimana gambar di bawah secara ekonomis dapat dicapai dengan pengerjaan…. A. Sand blasting B. Bubut C. Frais D. Skrap E. Poles | Simbol Kekasaran yang ditunjukkan sebagaimana gambar di bawah secara ekonomis dapat dicapai dengan pengerjaan…. A. Sand blasting B. Bubut C. Frais D. Skrap E. Poles | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : B | |||||||||||
| 29 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 29 | L-2 | Suatu Ukuran dari pekerjaan poros yang mempunyai ukuran diameter nominal 27 mm dikerjakan dengan toleransi kualitas IT7 ( besar toleransi 16.i ) dengan ketentuan A. 45 m B. 22 m C. 30 m D. 13,7 m E. 27 m | Suatu Ukuran dari pekerjaan poros yang mempunyai ukuran diameter nominal 27 mm dikerjakan dengan toleransi kualitas IT7 ( besar toleransi 16.i ) dengan ketentuan A. 45 m B. 22 m C. 30 m D. 13,7 m E. 27 m | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : B | |||||||||||
| 30 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 30 | L-2 | Suatu gambar suaian poros dengan lubang mempunyai ukuran Æ25 H7/k6, pengertian dari ukuran tersebut adalah …. A. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis poros dengan daerah toleransi poros k6, lubang H7 B. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis poros dengan daerah toleransi lubang k6, poros H7 C. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi poros lubang H7, poros k6 D. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi lubang k, poros H E. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi H7-k6 | Suatu gambar suaian poros dengan lubang mempunyai ukuran Æ25 H7/k6, pengertian dari ukuran tersebut adalah …. A. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis poros dengan daerah toleransi poros k6, lubang H7 B. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis poros dengan daerah toleransi lubang k6, poros H7 C. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi poros lubang H7, poros k6 D. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi lubang k, poros H E. Diameter nominal 25 mm pada sistem basis lubang dengan daerah toleransi H7-k6 | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : C | |||||||||||
| 31 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 31 | L-2 | Simbol dasar tanda pengerjaan yang belum mempunyai arti menurut standar ISO adalah ....... A. B. D. E. | Simbol dasar tanda pengerjaan yang bahannya tidak boleh dikerjakan menurut standar ISO adalah ....... A. C. D. E. | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : A | |||||||||||
| 32 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 32 | L-2 | Pengertian tanda pengerjaan pada gambar berikut ini dengan tanda huruf B adalah ….. A. Nilai kekasaran B. Arah bekas pengerjaan C. Cara produksi pengerjaan D. Kelonggaran pemesinan E. Panjang contoh | Pengertian tanda pengerjaan pada gambar berikut ini dengan tanda huruf A adalah ….. A. Nilai kekasaran B. Arah bekas pengerjaan C. Cara produksi pengerjaan D. Kelonggaran pemesinan E. Panjang contoh | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : A | |||||||||||
| 33 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 33 | L-2 | Pengertian simbol pada gambar berikut adalah ……… A. Toleransi kesejajaran 0,001 mm terhadap referensi A B. Toleransi kelurusan 0,001 mm terhadap referensi A C. Toleransi kemiringan 0,001 mm terhadap referensi A D. Toleransi kerataan 0,001 mm terhadap referensi A E. Toleransi kesimetrisan 0,001 mm terhadap referensi A | Pengertian simbol pada gambar berikut adalah ……… A. Toleransi kesejajaran 0,2 mm terhadap referensi A B. Toleransi kelurusan 0,2 mm terhadap referensi A C. Toleransi kemiringan 0,2 mm terhadap referensi A D. Toleransi kerataan 0,2 mm terhadap referensi A E. Toleransi kesimetrisan 0,2 mm terhadap referensi A | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : | |||||||||||
| 34 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 34 | L-2 | Arti tanda seperti pada gambar dibawah ini adalah ................. A. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan feeding 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 B. Suatu lubang dikerjakan dengan mesin bubut dengan panjang 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 C. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan kelonggaran pemesinan 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 D. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan kedalaman pemakanan 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 E. Suatu lubang dikerjakan dengan mesin bubut dengan kecepatan sayat 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 | Arti tanda seperti pada gambar dibawah ini adalah ................. F. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan feeding 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 G. Suatu lubang dikerjakan dengan mesin bubut dengan panjang 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 H. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan kelonggaran pemesinan 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 I. Suatu batang silinder dikerjakan dengan mesin bubut dengan kedalaman pemakanan 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 J. Suatu lubang dikerjakan dengan mesin bubut dengan kecepatan sayat 0,4 mm dengan harga kekasaran N7 | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : C | |||||||||||
| 35 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 35 | L-2 | Dalam sistem standar batas dan suaian, sekelompok toleransi yang dianggap mempunyai ketelitian yang setaraf untuk semua ukuran adalah ....... A. Standar toleransi B. Kwalitas toleransi C. Penyimpangan toleransi D. Suaian toleransi E. Tingkat toleransi | Toleransi yang mewakili beberapa ukuran dasar dengan torenasi tersebut dicantumkan adalah.... A. Toleransi umum B. Toleransi khusus C. Toleransi geometrik D. Toleransi posisi E. Toleransi bentuk | ||||
| Jawaban : B | Jawaban : B | |||||||||||
| 36 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 36 | L-2 | Dari gambar dari penunjukan ukuran toleransi dibawah ini, pernyataan yang tidak sesuai adalah .............. A. Diameter nominal 18 mm B. Menyatakan toleransi khusus C. Diameter maksimum yang diijinkan 18,05 mm D. Diameter minimum yang diijinkan 17,95 mm E. Harga toleransinya adalah 0,05 mm | Dari gambar dari penunjukan ukuran toleransi dibawah ini, pernyataan yang tidak sesuai adalah .............. A. Diameter nominal 18 mm B. Menyatakan toleransi khusus C. Diameter maksimum yang diijinkan 18,05 mm D. Diameter minimum yang diijinkan 17,95 mm E. Harga toleransinya adalah 0,05 mm | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : E | |||||||||||
| 37 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 37 | L-2 | Lambang penunjukan ukuran untuk basis lubang Æ45 H7/js6 adalah merupakan jenis suaian ………. A. suaian longgar B. suaian paksa C. suaian pas D. suaian yang diijinkan E. suaian umum | Lambang penunjukan ukuran untuk basis lubang Æ45 H7/g6 adalah merupakan jenis suaian ………. A. suaian longgar B. suaian paksa C. suaian pas D. suaian yang diijinkan E. suaian umum | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : A | |||||||||||
| 38 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 38 | L-2 | Pengertian simbol pada gambar berikut menunjukan toleransi geometri ……… A. Kesimetrisan B. Kerataan C. Kemiringan D. Kesejajaran E. Kesilidrsan | Pengertian simbol pada gambar berikut menunjukan toleransi geometri ……… A. Kesimetrisan B. Kerataan C. Kemiringan D. Kesejajaran E. Kelurusan | ||||
| Jawaban : D | Jawaban : | |||||||||||
| 39 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 39 | L-2 | Lambang arah pengerjaan pada gambar seperti pada gambar dibawah ini adalah .......... A. Saling berpotongan dalam dua arah B. Tegak lurus pada bidang proyeksi C. Kurang lebih bulat relatif terhadap titik pusat permukaan D. kurang lebih radial relatif terhadap titik pusat permukaan E. Dalam segala arah | Lambang arah pengerjaan pada gambar seperti pada gambar dibawah ini adalah .......... A. Saling berpotongan dalam dua arah B. Tegak lurus pada bidang proyeksi C. Kurang lebih bulat relatif terhadap titik pusat permukaan D. kurang lebih radial relatif terhadap titik pusat permukaan E. Dalam segala arah | ||||
| Jawaban : E | Jawaban : C | |||||||||||
| 40 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | PG | 40 | L-2 | Pada Gambar diatas yang menunjukan Nilai kekasaran permukaan N6 merupakan jenis proses pengerjaan ......... A. Flame cutting B. Sand blasting C. Face grinding D. Face Milling E. Turning | Pada Gambar diatas yang menunjukan Nilai kekasaran permukaan N7 merupakan jenis proses pengerjaan ......... A. Flame cutting B. Sand blasting C. Face grinding D. Face Milling E. Turning | ||||
| Jawaban : C | Jawaban : D | |||||||||||
| 41 | Memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Pengenalan dan penggunanaan peralatan serta kelengkapan gambar teknik | Siswa dapat memilih peralatan dan kelengkapan gambar teknik berdasarkan fungsi dan cara penggunaan | Essay | 41 | L-3 | Sebutkan peralatan – peralatan yang digunakan dalam menggambar teknik mesin ! | Sebutkan peralatan – peralatan yang digunakan dalam menggambar teknik mesin ! | ||||
| Jawaban : Peralatan gambar yang digunakan dalam gambar teknik diantaranya : a) Kertas gambar sesuai dengan standar b) Pensil, pena atau rapido c) Jangka dan kelengkapannya d) Macam-macam mistar e) Mal huruf dan angka f) Mal busur g) Meja gambar dan perlengkapannya h) Penghapus dan pelindung pengahus | Jawaban : Peralatan gambar yang digunakan dalam gambar teknik diantaranya : i) Kertas gambar sesuai dengan standar j) Pensil, pena atau rapido k) Jangka dan kelengkapannya l) Macam-macam mistar m) Mal huruf dan angka n) Mal busur o) Meja gambar dan perlengkapannya p) Penghapus dan pelindung pengahus | |||||||||||
| 42 | Memprediksi penerapan jenis gambar potongan berdasarkan jenis potongan sesuai aturan potongan dalam satu bidang, lebih dari satu bidang, setengah, setempat, diputar, berurutan, dan potongan melintang | pengenalan dan penerapan jenis gambar potongan: • potongan dalam satu bidang • potongan lebih dari satu bidang • potongan setengah • potongan setempat • potongan diputar • potongan berurutan • potongan melintang | Siswa dapat memprediksi penerapan jenis gambar potongan berdasarkan jenis potongan sesuai aturan potongan dalam satu bidang, lebih dari satu bidang, setengah, setempat, diputar, berurutan, dan potongan melintang | Essay | 42 | L-2 | Sebutkan dari jenis – jenis dari gambar potongan ! | Sebutkan dari jenis – jenis dari gambar potongan ! | ||||
| Jawaban : Jenis gambar potongan ; a) Gambar potongan penuh b) Gambar potongan separuh c) Gambar potongan sebagian atau setempat d) Gambar potongan putar e) Gambar potongan bercabang atau meloncat | Jawaban : Jenis gambar potongan ; f) Gambar potongan penuh g) Gambar potongan separuh h) Gambar potongan sebagian atau setempat i) Gambar potongan putar j) Gambar potongan bercabang atau meloncat | |||||||||||
| 43 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Toleransi: • Lenier • Geometri Suaian: • Sesak (press fit) • Transisi (sliding fit) • Longgar (running fit) | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Essay | 43 | L-2 | Suatu poros dan lubang mempunyai ukuran Æ 40 H5/g4. jika diketahui daerah toleransi dan kualitasnya untuk H5 ( 0 / +0,011) dan g4 ( -0,016 / -0,009 ), maka tentukan ! a. Arti ukuran b. Jenis suaiannya c. Ukuran maksimum, ukuran minimum dan toleransi poros d. Ukuran maksimum, ukuran minimum dan toleransi lubang | Suatu poros dan lubang mempunyai ukuran Æ 40 H5/g4. jika diketahui daerah toleransi dan kualitasnya untuk H5 ( 0 / +0,011) dan g4 ( -0,016 / -0,009 ), maka tentukan ! e. Arti ukuran f. Jenis suaiannya g. Ukuran maksimum, ukuran minimum dan toleransi poros h. Ukuran maksimum, ukuran minimum dan toleransi lubang | ||||
| Jawaban : Penyelasaian : a) Suaian basis lubang dengan diameter nominal 40 mm dengan daerah toleransi ”H” dengan kualitas ”5” untuk lubang dan daerah toleransi ”g” dengan kualitas ”4” untuk poros b) Jenis suaian adalah suaian longgar c) Lubang Ukuran maksimum = 40 + 0,011 = 40, 011 mm Ukuran minimum = 40 + 0 = 40 mm Toleransi = ukuran maksimum – ukuran minmum = 40,011 – 40 = 0,011 mm d) Poros Ukuran maksimum = 40 - 0,009 = 39,991 mm Ukuran minimum = 40 – 0,016 = 39,984 mm Toleransi = ukuran maksimum – ukuran minmum = 39,991 – 39,984 = 0,007 mm | Jawaban : Penyelasaian : e) Suaian basis lubang dengan diameter nominal 40 mm dengan daerah toleransi ”H” dengan kualitas ”5” untuk lubang dan daerah toleransi ”g” dengan kualitas ”4” untuk poros f) Jenis suaian adalah suaian longgar g) Lubang Ukuran maksimum = 40 + 0,011 = 40, 011 mm Ukuran minimum = 40 + 0 = 40 mm Toleransi = ukuran maksimum – ukuran minmum = 40,011 – 40 = 0,011 mm h) Poros Ukuran maksimum = 40 - 0,009 = 39,991 mm Ukuran minimum = 40 – 0,016 = 39,984 mm Toleransi = ukuran maksimum – ukuran minmum = 39,991 – 39,984 = 0,007 mm | |||||||||||
| 44 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Essay | 44 | L2 | Perhatikan gambar kerja di bawah ini. Jelaskan arti dari penunjukan toleransi grometri ! | Perhatikan gambar kerja di bawah ini. Jelaskan arti dari penunjukan toleransi grometri ! | ||||
| Jawaban : Toleransi kesimetrisan lyang mana Sumbu lubang harus terletak di antara dua bidang sejajar berjarak 0,08 mm dan simetrik terhadap bidang tengahnya alur A dan B (elemen dasar) | Jawaban : Toleransi kesimetrisan lyang mana Sumbu lubang harus terletak di antara dua bidang sejajar berjarak 0,08 mm dan simetrik terhadap bidang tengahnya alur A dan B (elemen dasar) | |||||||||||
| 45 | Menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan: Penggunaan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan untuk membuat gambar detail komponen mesin | Siswa dapat menerapkan aturan teknik gambar mesin dan tanda penggerjaan | Essay | 45 | L-2 | Jelaskan arti dari simbol konfigurasi permukaan pada gambar dibawah ini ! | Jelaskan arti dari simbol konfigurasi permukaan pada gambar dibawah ini ! | ||||
| Jawaban : Kondisi permukaan yang dikerjakan dengan mesin milling harus mempunyai kekasaran maksimum N7, kelonggaran pemesinan 0,2 mm, panjang sampel 10 mm dengan kekasaran 0,4 mm dan arah pengerjaan kesegala arah | Jawaban : Kondisi permukaan yang dikerjakan dengan mesin milling harus mempunyai kekasaran maksimum N7, kelonggaran pemesinan 0,2 mm, panjang sampel 10 mm dengan kekasaran 0,4 mm dan arah pengerjaan kesegala arah |
Keterangan Pengisian Kolom/format KST
Kolom 1 : Diisi nomor urut
Kolom 2 : Diisi KD dari SK dengan cara memilih KD yang esensial dan frekuensi penggunaannya di dunia kerja/pekerjaan sering atau selalu digunakan.
Kolom 3 : Diisi kemampuan yang diuji yang merupakan bagian yang esensial KD terpilih yang ada di kolom 2.
Kolom 4 : Diisi materi pokok yang dirumuskan dari kemampuan yang diuji secara jelas dan singkat
Kolom 5 : Diisi rumusan indikator soal yang dibuat mengacu pada materi pokok pada kolom 4. Setiap materi pokok dapat dirumuskan satu atau lebih dari satu indikator soal
Kolom 6 : Diisi nomor sebaran soal
Kolom 7 : Diisi tingkat keSulitan soal