SOAL ANCHOR UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN
KURIKULUM 2013 TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Mata Pelajaran : Kimia
| IPK | No. | Ujian Utama | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menentukan partikel-partikel penyusun atom | 1. | Diketahui partikel A memiliki massa 1 sma, muatan +1; partikel B memiliki massa 1 sma dan muatan=0; partikel C memiliki massa=0 sma dan muatan =-1, diantara partikel-partikel tersebut yang merupakan partikel penyusun inti atom adalah A. Partikel A B. Partikel B C. Partikel B dan C D. Partikel A dan B E. Partikel A dan C | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Mengidentifikasi kekuatan asam dan basa berdasarkan ionisasinya dalam larutan air | 2. |
Zat yang merupakan asam kuat adalah … A. Zat A dan zat B B. Zat A dan zat C C. Zat B dan zat C D. Zat C dan zat D E. Zat C dan zat E | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menghitung pH Asam lemah | 3. | Dibuat larutan asam lemah dengan konsenrasi 0,1 M. Jika diketahui harga tetapan ionisasi asam lemah (Ka) adalah 10-5, maka pH dari larutan tersebut …. A. 1 B. 3 C. 4 D. 5 E. 6 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menentukan reaksi eksoterm dan reaksi endoterm berdasarkan data tingkat energi | 4. | Perhatikan bagan perubahan entalpi berikut:
Berdasarkan bagan perubahan entalpi ( A. Endoterm, sebab H awal B. Endoterm, sebab H awal C. Endoterm, sebab H awal D. Eksoterm, sebab H awal E. Eksoterm, sebab H awal | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menentukan rumus tetapan kesetimbangan (Kp) | 5. | Reaksi penguraian amoniak menjadi hidrigen dan nitrogen dapat dituliskan sebagai berikut: 2 NH3 (g) ======= 3 H2 (g) + N2 (g) ∆H = positif Tetapan kesetimbangan dari persamaan reaksi di atas adalah …. A. Kc =3 [H2] [N2] /2[NH3] B. Kc =3 [H2]3 [N2] /2[NH3]2 C. Kc = [H2]3 [N2] /[NH3]2 D. Kc =2[NH3] / 3 [H2] [N2] E. Kc =[NH3] / [H2] [N2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menerapkan hubungan Laju Reaksi dengan kenaikan suhu berdasarkan teori tumbukan | 6. | Perhatikan data-data percobaan berikut:
Waktu reaksi no 3 bisa lebi kecil dari no 4 atau laju reaksi no 3 lebih tinggi dari no 4 dapat dijelaskan dengan menggunakan teori tumbukan.. A. Serbuk jumlahnya lebih sedikit dibanding butiran jadi lebih cepat habis B. Butiran memiliki luas permukaan lebih kecil dari serbuk sehingga tumbukan lebih sedikit C. Serbuk memiliki luas permukaan lebih besar dibanding butiran sehingga sehingga lebih banyak tumbukan D. Serbuk lebih rapat dibanding butiran sehingga tumbukan lebih jarang E. Serbuk memiliki luas permukaan lebih besar dibanding butiran sehingga sehingga lebih sedikit | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi | 7. | Perhatikan data-data percobaan berikut:
Dari data diatas factor yang dapat mempengaruhi laju reaksi adalah …. A. Suhu, tekanan, konsentrasi B. Suhu, wujud zat, waktu C. Suhu, tekanan, waktu D. Tekanan, konsentrasi, wujud zat E. Suhu, wujud zat, konsentrasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menghitung perubahan entalpi berdasarkan hukum Hess dan berdasarkan entalpi pembentukan standar | 8. | Diketahui persamaan termokimia sebagai berikut: C(s) + O2(g) à CO2(g) ΔH = -393,5 kJ 2CaO(s) à2Ca(s) + O2(g) ΔH = +1269 kJ Ca(s) + C(s) + 3/2O2(g) à CaCO3(s) ΔH = -1207,5 kJ Berdasarkan data di atas, maka perubahan entalpi untuk reaksi: CaCO3(s) à CaO(s) + CO2(g) adalah…. A. + 1207,5 kJ.mol-1 B. +1028,0 kJ.mol-1 C. +179,5 kJ.mol-1 D. -179,5 kJ.mol-1 E. -1028,0 kJ.mol-1 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Menentukan nama Senyawa alkena | 9. | Berikut ini rumus struktur senyawa karbon CH3-CH2-CH2-C(CH3)2-CH2-CH3 Nama dari senyawa diatas adalah… A. heptatane B. Heksana C. 4,4- dimetil heksana D. 3,3-dimetil heksana E. 3,3- dimetil heptane | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Memprediksi pergeseran kesetimbangan kimia berdasarkan perubahan yang dilakukan pada kesetimbangan kimia | 10. | Produksi suatu zat ada yang melibatkan reaksi kesetimbangan. Reaksi kesetimbangan dapat bergeser kea rah pereaksi atau kearah hasil reaksi bergantung pada aksi yang diberikan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal perlakuan yang diberikan pada reaksi kesetimbangan : 3 H2 (g) + N2 (g) ======= 2 NH3 (g) ∆H = negatif Untuk mendapatkan NH3 sebanyak banyaknya dilakukan dengan cara… A. Menaikan suhu B. Menaikan tekanan C. Menurunkan suhu D. Menurunkan tekanan E. Menambahkan 2 NH3 (g) | ||||||||||||||||||||||||||||||||
